Menikmati Keindahan Batu dari Ketinggian di Paralayang Omah Kayu dan Taman Langit
Siapa sih
yang nggak kangen sama udara dinginnya Kota Batu? Buat kita yang sehari-hari
berkutat dengan panas dan macetnya jalanan kota besar, melipir sebentar ke dataran
tinggi di Jawa Timur ini rasanya seperti healing instan.
Batu itu
punya magisnya sendiri. Bukan cuma soal apel atau taman bermainnya yang megah,
tapi soal bagaimana kota ini memanjakan mata kita dari ketinggian.
Kalau
kalian sedang merencanakan wisata Batu Malang
wajib jelajahi, ada satu
area yang haram hukumnya kalau dilewatkan. Namanya kawasan Gunung Banyak.
Ini bukan
sembarang bukit, tapi "balkon" raksasa di mana kita bisa melihat
hamparan Kota Batu dan Malang Raya tergelar indah di bawah kaki.
Di satu
lokasi ini saja, kita bisa dapat tiga pengalaman sekaligus: memacu adrenalin
dengan terbang bebas, merasakan sensasi menginap di atas pohon, sampai berburu
foto di taman yang seolah ada di negeri dongeng.
Tulisan
ini bakal mengupas tuntas pengalaman seru menjelajahi Gunung Banyak, mulai dari
terbang tandem di Paralayang, santai sore di Omah Kayu, sampai main petak umpet
di Labirin Coban Rondo.
Siapkan
jaket tebal kalian, dan ayo kita mulai petualangannya!
Gunung Banyak Spot Terbaik
Melihat Dunia dari Atas Awan
Pertama
kali menjejakkan kaki di area Gunung Banyak, hal pertama yang bakal menyapa
kalian adalah angin yang cukup kencang dan pemandangan 360 derajat yang gila
kerennya.
Lokasinya
ada di ketinggian lebih dari 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl). Jadi,
wajar kalau udaranya bikin kita pengen ngerapatkan jaket.
Kawasan
ini sebenarnya adalah pusat kegiatan dirgantara, tapi sekarang sudah bertransformasi
jadi destinasi wisata paket lengkap.
Enaknya di
sini, kita nggak perlu jadi pendaki gunung pro buat sampai ke puncaknya. Akses
jalannya sudah aspal mulus, bisa dilewati motor maupun mobil, meski ya...
tanjakannya lumayan bikin deg-degan kalau yang nyetir belum terbiasa.
Sensasi
Terbang Bebas di Paralayang Batu
Jujur
saja, melihat pemandangan dari pinggir tebing itu biasa. Tapi pernah nggak sih
membayangkan melihat pemandangan itu sambil melayang di udara tanpa dinding
kaca yang menghalangi? Inilah daya tarik utama Wisata Paralayang di
Gunung Banyak.
Buat
kalian yang nyalinya besar, ini adalah aktivitas yang wajib dicoba minimal
sekali seumur hidup.
Jangan
khawatir kalau kalian nggak punya lisensi terbang atau nggak ngerti cara mengendalikan
parasut.
Di sini
tersedia fasilitas terbang tandem. Artinya, kita bakal terbang
"digendong" sama instruktur profesional (Master Tandem) yang sudah
punya jam terbang tinggi.
Prosesnya simpel tapi bikin jantung mau copot dalam artian seru. Kita bakal dikasih briefing singkat, dipasangi alat pengaman, lalu disuruh lari kecil menuju bibir jurang.
Dan woosh!
Tiba-tiba kaki kita nggak napak tanah lagi. Rasanya? Bebas banget! Di bawah
sana, rumah-rumah penduduk terlihat seperti kotak korek api, hamparan sawah
hijau, dan jalanan yang meliuk-liuk. Hening, cuma ada suara angin.
Biaya
untuk pengalaman mahal ini berkisar antara Rp500.000 sampai Rp1.000.000.
Memang terdengar pricey.
Tapi harga
itu sudah termasuk sewa peralatan keselamatan standar internasional, jasa pilot
berpengalaman, dan biasanya sudah dapat dokumentasi buat pamer di media sosial.
Satu hal
penting yang perlu diingat: Paralayang sangat bergantung sama cuaca.
Pilot di sini sangat ketat soal prosedur keselamatan. Mereka nggak akan maksa terbang
kalau anginnya terlalu kencang, arah anginnya salah, atau kabut mulai turun.
Jadi,
kalau pas sampai sana ternyata gagal terbang karena cuaca, jangan kecewa ya.
Itu demi keselamatan kita juga.
![]() |
| Taman Langit di Batu |
Omah
Kayu Pengalaman Menginap yang Nggak Biasa
Geser
sedikit dari landasan pacu paralayang, kita bakal nemu deretan rumah-rumah
mungil yang nempel di pohon pinus.
Inilah Omah
Kayu. Dulu tempat ini viral banget di Instagram, dan sampai sekarang
pesonanya belum luntur.
Konsepnya
unik banget. Ini bukan cuma spot foto, tapi beneran penginapan. Bayangkan
bangun tidur, buka pintu kayu, dan langsung disambut kabut tipis serta aroma
hutan pinus yang khas.
View-nya langsung menghadap ke jurang (yang aman
tentunya) dengan latar belakang kota Batu.
Kalau mau
menginap di sini, kita harus berebut slot karena unitnya terbatas, cuma ada
sekitar 6 kamar.
Harganya
variatif, sekitar Rp350.000 saat weekday dan Rp450.000 saat weekend.
Fasilitasnya memang back to nature, jadi jangan harap ada AC (karena
udaranya sudah dingin alami) atau TV kabel.
Tapi kita
dapat kamar mandi air hangat dan sarapan yang nikmat disantap sambil menggigil
manja.
Ada satu
tradisi menarik di sini yang bikin hati hangat. Setiap tamu yang check-out
biasanya dikasih dua bibit pohon. Bibit ini wajib kita tanam di area
sekitar sebagai bentuk kepedulian sama lingkungan.
Kita
bahkan boleh kasih label nama di pohon yang kita tanam. Jadi, kalau 5 atau 10
tahun lagi kita balik ke sini, kita bisa nengok pohon yang dulu kita tanam.
Rasanya kayak ninggalin jejak kebaikan di tempat seindah ini.
Buat yang
nggak mau menginap, tenang aja. Kita tetap bisa masuk buat foto-foto di teras
kayunya dengan tiket masuk murah meriah, sekitar Rp10.000 - Rp15.000.
Tapi
ingat, kapasitas terasnya dibatasi demi keamanan, jadi harus sabar antre ya
kalau lagi ramai. Jika kalian butuh referensi penginapan lain yang lebih
konvensional tapi tetap dekat lokasi wisata, bisa cek hotel dekat tempat
wisata Batu yang praktis.
Taman
Langit Negeri Dongeng buat Para Pemburu Konten
Kalau
Paralayang buat si pemberani dan Omah Kayu buat si pencari ketenangan, nah Taman
Langit ini surganya buat kalian yang hobi foto-foto cantik. Lokasinya masih
satu area, tinggal jalan kaki sedikit.
Masuk ke
sini rasanya kayak masuk ke dunia fantasi. Ada patung-patung unik seperti singa
bersayap, gerbang-gerbang yang estetik, ranjang rumput raksasa, sampai angsa
putih besar yang jadi ikon tempat ini.
Penataan
tamannya rapi banget, dengan bunga-bunga warna-warni yang kontras sama hijaunya
pepohonan.
Salah satu
momen terbaik di Taman Langit adalah saat kabut mulai turun perlahan di sore
hari. Suasananya jadi dreamy banget! Tapi kalau kalian datang pas cuaca
cerah, latar belakang Gunung Arjuno dan Gunung Panderman bakal kelihatan jelas
banget.
Tiket masuknya juga ramah di kantong, cuma Rp20.000 aja per orang. Di dalamnya juga ada kafe buat nongkrong sambil ngopi kalau kaki mulai pegal keliling cari angle foto.
![]() |
| Taman Labirin di Batu |
Melipir ke Barat Ada Kesegaran
Coban Rondo dan Taman Labirin
Puas main
di ketinggian, perjalanan wisata di Batu rasanya belum afdal kalau belum main
air. Nggak jauh dari kawasan Gunung Banyak, ada Coban Rondo yang
legendaris.
Air terjun
ini tingginya sekitar 84 meter, dan debit airnya deras banget. Saking derasnya,
kita bisa basah kuyup kena percikan airnya meskipun berdiri lumayan jauh.
Suara
gemuruh air terjun di tengah hutan yang rimbun itu bener-bener terapi alami
buat pikiran yang lagi suntuk.
Tapi, daya
tarik Coban Rondo sekarang bukan cuma air terjunnya. Ada Taman Labirin (Maze
Garden) yang seru banget buat dimainin bareng teman atau keluarga.
Labirin
ini dibuat dari tanaman hijau setinggi dua meter yang dipangkas rapi. Misi kita
sederhana: masuk, tersesat, lalu cari jalan menuju menara di tengah labirin.
Serius
deh, tersesat di sini itu menyenangkan. Kita bakal teriak-teriak kasih kode ke
teman, lari-lari kecil cari jalan buntu, sampai akhirnya nemu jalan keluar.
Dari atas
menara pusat, kita bisa lihat pola labirinnya yang keren dan ngetawain orang
lain yang lagi kebingungan cari jalan. Aktivitas yang simpel tapi bonding
banget!
Kalau
kalian suka wisata alam yang lebih menantang dan liar, mungkin setelah dari
sini bisa lanjut baca panduan tentang Air Terjun Tumpak Sewu
buat traveller pemula yang
lokasinya ada di perbatasan Malang-Lumajang. Medannya jauh lebih ekstrem tapi pemandangannya
juara dunia.
Waktu Terbaik dan Tips
Menikmati Momen
Biar
liburan kalian di Batu nggak zonk, pemilihan waktu itu krusial banget. Batu itu
kota pegunungan, cuacanya bisa berubah dalam hitungan menit.
·
Pagi
Hari (07.00 - 10.00 WIB): Ini prime
time buat Paralayang dan foto-foto di Taman Langit. Cahaya mataharinya
masih lembut, langitnya biru bersih, dan Gunung Arjuno-Welirang biasanya belum
tertutup awan. Hasil foto dijamin cakep tanpa perlu banyak edit.
·
Sore
Menjelang Malam (16.00 - 19.00 WIB):
Kalau kalian pengen suasana romantis, datanglah jam segini. Kita bisa dapat
momen sunset (kalau beruntung), dilanjut dengan nyalanya lampu-lampu
kota (city light) dari Omah Kayu atau area Paralayang. Pemandangan lampu
kota dari sini itu salah satu yang terbaik di Jawa Timur!
·
Malam
Hari: Kalau masih kurang puas
main malamnya, kalian bisa lanjut ke Batu Night Spectacular
wisata malam yang seru. Di
sana wahananya lebih ke permainan pasar malam modern yang penuh lampu neon.
Buat yang
bingung ngatur jadwal biar nggak bolak-balik karena lokasi wisata di Batu itu
banyak banget, coba deh cek itinerary Batu Malang
1-2-3 hari lengkap ini.
Sangat membantu biar waktu liburan kita efisien.
Penting Banget Persiapan Fisik
dan Dompet
Namanya
juga wisata alam, apalagi yang ada unsur petualangannya kayak paralayang,
persiapan fisik itu nomor satu.
Pastikan
badan kalian fit. Udara di Gunung Banyak itu dingin dan anginnya kencang. Kalau
kondisi lagi nggak prima, gampang banget masuk angin.
Buat yang
mau coba paralayang, pastikan nggak punya riwayat penyakit jantung atau fobia
ketinggian yang ekstrem ya. Pakai sepatu yang nyaman (jangan pakai heels!),
karena kontur tanahnya bergelombang dan kadang licin.
Selain
fisik, persiapan finansial juga nggak kalah penting. Liburan itu tujuannya
senang-senang, jangan sampai pulang liburan malah pusing mikirin tagihan.
Tips
Cerdas Mengelola Budget Liburan
Biaya wisata ke Batu kelihatannya murah di tiket masuk, tapi "jajan"
lainnya itu yang sering nggak kerasa. Tiket masuk kawasan, parkir, jajan cilok,
makan di kafe, sewa jeep, sampai oleh-oleh, kalau ditotal lumayan juga.
Salah satu
trik biar nggak boncos adalah punya tabungan khusus liburan. Kita bisa pakai
fitur autodebet kayak GOAL Savers dari CIMB Niaga.
Sistemnya
enak, kita bisa atur mau nabung harian, mingguan, atau bulanan. Jadi, dana buat
paralayang atau nginep di Omah Kayu udah terkumpul otomatis tanpa kita sadari.
Rasanya
lebih tenang aja gitu kalau jalan-jalan pakai uang yang memang sudah
dialokasikan, bukan pakai uang belanja bulanan.
Jangan
Lupa Proteksi Diri Ini sering
diremehkan, tapi krusial. Aktivitas outdoor kayak paralayang itu masuk
kategori risiko tinggi. Meskipun operator di Batu sudah profesional dan alatnya
standar internasional, namanya musibah nggak ada yang tahu.
Menurut
data dari berbagai penyedia asuransi perjalanan, memiliki perlindungan
finansial saat melakukan adventure travel adalah langkah preventif
terbaik untuk menghindari kerugian besar akibat kecelakaan tak terduga.
Jadi,
nggak ada salahnya punya asuransi perjalanan mandiri sebelum berangkat. Produk
seperti Sompo Travel Xtra yang bisa diakses lewat layanan bank sering
jadi opsi karena cover-nya lumayan lengkap buat traveler.
Pastikan kalian baca polisnya baik-baik ya, apakah aktivitas paralayang termasuk yang di-cover atau butuh tambahan khusus. Intinya, better safe than sorry. Biar kita bisa "Travel tanpa worry" dan fokus nikmatin pemandangannya.
![]() |
| Terbang Bebas di Paralayang Batu |
Rute dan Cara Menuju Lokasi
Buat
menuju Gunung Banyak, rutenya gampang-gampang susah. Dari pusat Kota Batu,
butuh waktu sekitar 30 menit. Kita bisa lewat Jalan Trunojoyo, lanjut ke
Songgoriti, dan ikuti petunjuk arah ke Pujon/Gunung Banyak.
Jalanannya
sudah aspal, tapi... tanjakannya itu lho, juara!
·
Buat
yang bawa motor matic:
Hati-hati banget pas jalan turun. Sering kejadian rem blong karena panas (overheat).
Jangan ragu buat berhenti sebentar buat dinginin rem.
·
Buat
yang bawa mobil: Pastikan
mobil kalian kuat nanjak. Kalau nggak yakin sama skill nyetir di medan
pegunungan, mending sewa mobil sama supir lokal atau naik ojek dari bawah.
·
Bus
Besar: Big Bus biasanya
nggak bisa naik sampai puncak karena jalannya sempit. Rombongan bus biasanya
parkir di rest area bawah, terus oper naik shuttle atau angkot
carteran.
Untuk
detail transportasi umum atau tips sewa kendaraan, kalian bisa baca panduan
lengkap cara ke Batu Malang
dan tips transportasi liburan.





