Batu Night Spectacular dan Wisata Malam di Batu Paling Seru Buat Tutup Hari
Aku tahu
banget rasanya liburan ke Kota Batu. Pagi sampai siang kita biasanya sudah
dibuat capek, tapi tentu saja senang, berkeliling wahana edukasi yang luasnya
minta ampun.
Tapi,
begitu matahari terbenam dan lampu-lampu kota mulai menyala, ada satu
pertanyaan yang sering muncul: "Habis ini ke mana lagi ya?"
Kota Batu
itu punya sihir tersendiri saat malam tiba. Udara yang makin dingin, kabut
tipis yang mulai turun, sampai kerlap-kerlip lampu dari kejauhan itu bikin
suasana jadi magis banget.
Kalau kamu
tipe traveller yang nggak mau harinya berakhir begitu saja di dalam selimut
hotel, kamu wajib tahu kalau wisata malam di Batu adalah salah satu yang
terbaik di Indonesia.
Dalam panduan
super lengkap ini, aku bakal ajak kamu membedah habis kenapa malam hari di Batu
itu spesial, kenapa Batu Night Spectacular (BNS) tetap jadi raja wisata
malam, sampai tips-tips receh tapi penting biar liburanmu nggak zonk.
Kenapa Wisata Malam di Batu
Selalu Dicari Traveller
Banyak
yang tanya ke aku, apa sih bedanya wisata malam di Batu sama di kota-kota lain?
Jawabannya simpel: Atmosfer dan udaranya.
Di kota
besar, malam hari mungkin cuma soal lampu jalan dan kemacetan. Tapi di Batu,
malam hari itu soal pengalaman sensorik yang lengkap.
·
Suhu
Udara yang Bikin Rindu:
Suhu udara
di Batu saat malam bisa menyentuh angka yang cukup rendah bagi kita yang
terbiasa dengan panasnya polusi.
Dinginnya
itu nggak bikin sakit, tapi justru bikin kita pengen terus bergerak atau
mencari kuliner hangat.
·
Visual
Kota dari Ketinggian:
Karena
letak geografisnya yang berbukit, banyak spot wisata malam yang menawarkan
pemandangan city light yang sangat cantik. Melihat hamparan lampu kota
dari atas wahana itu rasanya tenang banget.
·
Hiburan
yang Terintegrasi:
Batu itu
pinter banget mengelola wisatanya. Destinasi malam di sini bukan cuma jualan
lampu, tapi menggabungkan teknologi, seni, adrenalin, dan pasar malam modern
dalam satu tempat.
·
Obat
Lelah yang Pas:
Setelah
seharian belajar di museum atau melihat hewan, wisata malam di Batu hadir
sebagai penutup hari yang lebih santai dan menghibur.
Banyak traveller yang sengaja memilih Hotel Dekat Tempat Wisata Batu supaya begitu malam tiba, mereka tinggal jalan kaki atau naik kendaraan sebentar saja sudah sampai di pusat keramaian.
![]() |
| Atraksi Spectacular Show di BNS |
Batu Night Spectacular dan
Konsep Pasar Malam Modern
Kalau kita
bicara soal wisata malam di sini, nama Batu Night Spectacular (BNS)
pasti muncul di urutan pertama.
Terletak
di Jalan Hayam Wuruk, Oro-Oro Ombo, BNS ini bukan sekadar taman bermain biasa.
Ini adalah sebuah mahakarya dari Jawa Timur Park Group yang mengubah
konsep pasar malam tradisional jadi sesuatu yang berkelas dan modern.
Aku
melihat BNS sebagai one-stop entertainment di malam hari. Konsep
utamanya adalah integrasi antara pusat perbelanjaan, area permainan, sarana
olahraga, dan pertunjukan seni.
BNS
sengaja didesain untuk beroperasi mulai sore hari, tepatnya dari pukul 15.00
WIB hingga tengah malam.
Kenapa
BNS Sangat Unik?
Menurut
aku, keunikan BNS terletak pada keberaniannya menggabungkan elemen-elemen yang
kontras.
Kamu bisa
menemukan wahana yang sangat ekstrem di satu sudut, tapi di sudut lain kamu
bisa menemukan taman lampion yang sangat romantis dan tenang.
Inilah
elemen kunci yang membuat BNS tetap eksis:
·
Pemanfaatan
Lanskap Alam:
BNS
berdiri di lokasi yang punya pemandangan indah. Kalau kamu naik wahana Sepeda
Udara, kamu bisa melihat kerlap-kerlip lampu Kota Batu sambil merasakan
hembusan angin malam yang segar.
·
Pertunjukan
Seni dan Teknologi:
Di sini
ada yang namanya Spectacular Show. Isinya bukan cuma orang menari, tapi
ada parade Laser Show yang dipadukan dengan Dancing Fountain (air
mancur menari) yang bergerak mengikuti irama lagu.
·
Zona
Hiburan Tematik:
Setiap
sudut BNS punya cerita sendiri. Mulai dari zona horor, zona edukasi visual,
sampai zona adrenalin, semuanya dikemas secara tematik sehingga pengunjung nggak
gampang bosan.
Mengintip Keindahan Lampion
Garden yang Magis
Kalau kamu
tanya ke aku spot mana yang paling wajib dikunjungi buat foto-foto, jawabannya
cuma satu: Lampion Garden. Ini adalah area romantis yang dipenuhi dengan
lampion warna-warni dalam berbagai bentuk.
Bayangkan
kamu berjalan di tengah kegelapan malam, tapi dikelilingi oleh pendar lampu
berbentuk angsa, flamingo, bunga, sampai terowongan cahaya yang cantik banget.
Suasananya
itu magis dan sangat Instagramable. Buat pasangan yang lagi honeymoon,
tempat ini romantisnya nggak ada obat.
Buat
keluarga, anak-anak pasti bakal kegirangan melihat bentuk-bentuk hewan yang
menyala terang.
Sering banget aku lihat orang gagal foto di
sini karena hasilnya gelap atau backlight. Tipsnya, kalau kamu berfoto
di depan lampion.
Usahakan gunakan flash atau blitz secukupnya supaya wajah kamu tetap kelihatan, tapi cahaya lampionnya nggak pudar. Atau kalau HP kamu punya fitur night mode yang bagus, manfaatkan itu dengan memegang HP secara stabil.
Wahana Adrenalin: Uji Nyali di
Bawah Langit Malam
Buat kamu
yang merasa wisata lampion itu terlalu santai, BNS punya "sisi gelap"
yang seru banget: Wahana Adrenalin.
Bermain
wahana ekstrem di malam hari itu sensasinya berkali-kali lipat lebih menantang
dibanding siang hari karena jarak pandang kita terbatas dan udara dingin bikin
jantung berdegup lebih kencang.
Berdasarkan
pengamatan aku, ada beberapa wahana pemacu adrenalin yang jadi favorit:
1.
Aero
Test: Wahana ini bakal memutar
kamu 360 derajat di ketinggian. Benar-benar bakal bikin kamu merasa dunia
terbalik di bawah langit malam Batu.
2.
Mega
Disco: Ini wahana berbentuk
cakram raksasa yang berputar ekstrem dengan kemiringan sampai 90 derajat.
Rasanya kayak mau terlempar ke luar kalau kamu nggak pegangan kuat-kuat!
3.
Drop N’
Twist: Sensasi jatuh bebas
dari puncak ketinggian sambil diputar-putar di udara. Ini favorit banget buat
yang suka teriak kencang.
4.
Gokart: Arena balap yang berkelok-kelok. Seru banget
kalau dimainkan bareng temen-temen buat balapan di lintasan malam hari.
Himbauan
Penting: Karena suhu di Batu
itu dingin, pastikan badan kamu dalam kondisi fit. Aku nggak menyarankan naik
wahana ekstrem ini tepat setelah makan besar di food court, ya. Beri
jeda waktu minimal 30 menit supaya perut kamu nggak bermasalah.
Wahana Keluarga dan Edukatif
yang Santai
BNS juga
sangat ramah anak. Kalau kamu bawa rombongan keluarga besar, tenang saja,
banyak wahana yang sifatnya lebih santai tapi tetap seru.
·
Merry
Go Round: Komedi putar klasik
yang lampunya cantik banget kalau difoto dari jauh. Anak-anak pasti betah di
sini.
·
Cinema
4D: Pengalaman menonton film
yang terasa sangat nyata lewat efek getaran, hembusan angin, sampai percikan
air.
·
Trick
Art Gallery: Area penuh
lukisan 3D yang unik. Kalau difoto dari sudut yang pas, kamu bisa kelihatan
seperti lagi di dalam lukisan tersebut. Ini spot favorit buat yang mau menambah
koleksi foto unik di galeri HP.
![]() |
| Lampion Garden di BNS |
Panduan Logistik dan Strategi
Tiket BNS
Oke, sekarang kita masuk ke
urusan yang lebih teknis tapi krusial banget: Gimana cara ke sana dan berapa
budget yang harus disiapkan?
Percaya deh, liburan bakal
terasa lebih "smooth" kalau kamu sudah tahu rute dan skema tiketnya
dari awal.
Lokasi
dan Akses Transportasi Menuju BNS
Batu Night
Spectacular (BNS) ini alamat tepatnya ada di Jalan Hayam Wuruk No. 1,Oro-Oro Ombo, Kota Batu.
Kalau kamu
berangkat dari pusat Kota Malang, perjalanan biasanya memakan waktu sekitar 45
menit kalau jalanan lagi bersahabat.
Tapi saran
aku, kalau kamu datang pas weekend atau musim libur panjang, sebaiknya
berangkat lebih awal karena jalur menuju Batu sering kali padat merayap.
Banyak
yang tanya ke aku, apakah memungkinkan ke BNS naik kendaraan umum? Jawabannya: Sangat
memungkinkan. Jalurnya sudah sangat teratur:
1.
Dari
Pusat Kota Malang: Kamu cari
angkutan umum yang menuju ke arah Terminal Landungsari.
2.
Dari
Terminal Landungsari: Kamu
tinggal ganti angkutan yang rutenya menuju Terminal Batu.
3.
Dari
Terminal Batu: Lokasi BNS itu
sudah sangat dekat dan dilewati banyak angkutan lokal karena letaknya persis di
pinggir jalan raya utama.
Kalau kamu
baru tiba di Stasiun Malang, jaraknya sekitar 19 km (kurang lebih 37
menit perjalanan), sedangkan dari Bandara Abdulrachman Saleh sekitar
24,8 km.
Mengingat
lokasinya yang populer, hampir semua sopir angkutan di Malang Raya pasti tahu
di mana letak destinasi satu ini.
Strategi
Memilih Tiket: Reguler atau Terusan?
Ini poin
yang paling sering bikin bingung wisatawan yang baru pertama kali ke BNS. Jangan
sampai salah pilih tiket ya, karena ini bakal berpengaruh banget ke isi dompet
dan kenyamanan kamu di dalam.
1.
Tiket Reguler (Tiket Masuk)
Tiket ini
cocok banget buat kamu yang cuma ingin menikmati suasana malam,
jalan-jalan santai, atau cuma ingin fokus foto-foto di area Lampion Garden
tanpa niat main banyak wahana.
· Harga
Weekday (Senin-Kamis):
Berkisar antara Rp20.000 hingga Rp45.000.
· Harga
Weekend (Jumat-Minggu/High Season):
Berkisar antara Rp30.000 hingga Rp65.000.
· Fasilitas
Gratis: Biasanya sudah termasuk
akses masuk dan akses ke beberapa area visual seperti Maze of Horror dan
Trick Art Gallery.
· Risiko: Kalau di dalam kamu tiba-tiba
"keracunan" pengen nyoba wahana lain, kamu harus bayar tiket satuan
per wahana yang harganya sekitar Rp10.000 - Rp12.500.
2.
Tiket Terusan (All-In)
Ini rekomendasi aku kalau kamu datang bareng teman-teman atau bawa anak-anak yang hobi main.
- Harga Weekday: Sekitar Rp90.000 - Rp115.
- Harga Weekend/High Season: Sekitar Rp125.000.
- Keuntungan: Kamu bebas menikmati hampir semua wahana tanpa perlu antre di loket pembayaran lagi di setiap wahana. Tinggal tunjukkan gelang tiket, dan gas!
- Pengecualian: Tetap ada beberapa wahana tertentu (seperti Gokart) yang biasanya tetap berbayar tambahan, tapi jumlahnya nggak banyak.
Menurut
aku, kalau kamu punya waktu lebih dari 3 jam di dalam BNS, Tiket Terusan
adalah investasi terbaik.
Kamu nggak
bakal pusing menghitung sisa saldo setiap kali mau naik wahana. Tapi ingat,
anak dengan tinggi di bawah 85 cm itu gratis, jadi jangan sampai salah
beli tiket buat si kecil ya!
![]() |
| Wahana Mega Disco di BNS |
Fasilitas Penunjang yang Bikin
Eksplorasi Makin Nyaman
BNS ini
didesain sebagai destinasi keluarga yang terintegrasi, jadi fasilitas
penunjangnya sangat lengkap. Kamu nggak perlu khawatir soal kebutuhan dasar
selama di sana.
· Food
Court (Food Garden): Area
makannya sangat luas dengan beragam menu. Dari kuliner khas Jawa Timur seperti
Rawon dan Bakso, sampai jajanan modern. Harganya? Masih sangat masuk akal untuk
ukuran tempat wisata.
·
Lahan
Parkir yang Memadai: Meskipun
sering antre saat high season, lahan parkirnya sangat luas untuk motor
(sekitar Rp2.000) maupun mobil (Rp5.000).
·
Kebutuhan
Ibadah dan Kesehatan: Ada
mushola yang bersih dan nyaman di beberapa titik. Tersedia juga Klinik P3K
kalau tiba-tiba ada anggota keluarga yang kurang enak badan karena udara
dingin.
·
Pusat
Oleh-oleh: Sebelum pintu
keluar, kamu bakal melewati area belanja souvenir dan camilan khas Batu dengan
harga yang kompetitif.
Bagi aku,
adanya ATM Center di dalam area wisata adalah penyelamat, terutama buat
kamu yang lupa ambil uang tunai sebelum berangkat, karena beberapa transaksi
kecil di dalam kadang masih butuh uang cash.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Berdasarkan
pengalaman aku, waktu paling pas buat masuk ke gerbang BNS adalah pukul 17.00
WIB. Kenapa?
1. Cahaya
Transisi: Kamu bisa dapet
momen matahari terbenam yang cantik buat foto di area luar sebelum suasana
berubah jadi penuh kerlap-kerlip lampu.
2. Antrean
Masih Pendek: Kebanyakan orang
baru datang setelah jam 7 malam. Kalau kamu datang jam 5 sore, kamu bisa main
wahana populer tanpa harus antre berjam-jam.
3.
Durasi
Puas: Kamu punya waktu sekitar
4-5 jam buat keliling sebelum jam operasional berakhir (pukul 23.00 atau 24.00
WIB).
Kalau kamu
menginap di Hotel Dekat Tempat Wisata
Batu, mobilitas kamu bakal
lebih gampang dan nggak perlu buru-buru pulang saat malam sudah makin larut.
Alun-Alun Kota Batu sebagai
Jantung Wisata Malam Rakyat
Kalau kamu
lagi nggak pengen memacu adrenalin dan cuma pengen menikmati suasana kota yang
santai, Alun-Alun Kota Batu adalah tujuan yang paling pas.
Menurut
aku, ini adalah salah satu alun-alun paling hidup dan tertata di Indonesia.
Begitu matahari tenggelam, tempat ini berubah jadi pusat kehangatan di tengah
udara dingin yang mulai menusuk.
Satu ikon
yang nggak mungkin kamu lewatkan adalah Bianglala Raksasa yang berdiri
tegak di tengah alun-alun.
Lampu
warna-warninya kalau difoto dari kejauhan cantik banget. Kamu bisa naik
bianglala ini dengan harga yang sangat terjangkau buat melihat pemandangan kota
dari ketinggian secara perlahan. Selain itu, ada air mancur menari yang jadi
area bermain favorit anak-anak.
Tapi, buat
aku pribadi, daya tarik utama Alun-Alun Batu bukan cuma pemandangannya,
melainkan atmosfer kebersamaannya.
Kamu bakal
melihat banyak keluarga duduk lesehan sambil menikmati kuliner khas. Jangan
lupa mampir ke kedai Ketan Bubuk Legendaris yang ada di pojok alun-alun.
Makan
ketan hangat dengan taburan kelapa dan bubuk kedelai sambil memegang segelas
susu sapi murni adalah cara paling "Batu" buat menikmati malam.
Bedah Wahana Adrenalin BNS
yang Paling Dicari
Kita balik
lagi ke dalam area BNS. Buat kamu yang merasa wisata lampion itu terlalu
"adem ayem", BNS punya deretan wahana yang siap bikin jantung copot.
Bermain
wahana ekstrem di malam hari itu sensasinya berkali-kali lipat lebih menantang
karena jarak pandang yang terbatas dan udara dingin yang bikin adrenalin makin
terpompa.
Berdasarkan
pengalaman aku dan riset di lapangan, ini beberapa wahana yang wajib masuk bucket
list kamu:
· Mega
Disco: Ini bukan tempat dansa
biasa. Kamu bakal duduk di sebuah cakram raksasa yang berputar ekstrem dengan
kemiringan hingga 90 derajat. Rasanya kayak mau terlempar ke angkasa
sambil diiringi musik yang enerjik.
· Drop N'
Twist: Wahana ini
menggabungkan sensasi jatuh bebas dari puncak ketinggian dan diputar-putar di
udara. Benar-benar bikin teriak kencang!
·
Aero
Test: Kamu bakal diputar 360
derajat di ketinggian. Wahana ini menuntut keberanian mental karena kamu
bakal merasa dunia terbalik di bawah langit malam.
· Matterhorn: Di sini kamu bakal diajak meluncur dengan
kecepatan sangat tinggi, seolah-olah sedang menuruni lereng gunung bersalju yang
curam.
· Gokart: Cocok banget buat kamu yang kompetitif.
Lintasan balapnya berkelok-kelok dan seru banget buat dimainkan bareng
teman-teman di bawah sorotan lampu sirkuit.
Himbauan
Penting: Mengingat suhu di
Batu yang dingin, pastikan badan kamu dalam kondisi fit.
Aku nggak menyarankan naik wahana ekstrem ini tepat setelah makan besar di food court. Beri jeda waktu minimal 30 menit supaya perut kamu nggak bermasalah saat diputar-putar di atas sana.
![]() |
| Kuliner malam di Alun-Alun Kota Batu |
Pertunjukan Seni dan
Teknologi: Spectacular Show
Ada satu
hal yang sering banget dilewatkan wisatawan karena terlalu asik main wahana,
yaitu Spectacular Show.
Ini adalah
pertunjukan yang menggabungkan elemen seni, cahaya, dan teknologi tinggi yang
biasanya dimulai pada jam-jam tertentu.
Dalam
pertunjukan ini, kamu bakal disuguhi Laser Show yang memukau. Cahaya
laser warna-warni ditembakkan ke arah langit malam membentuk berbagai pola yang
sinkron dengan irama musik.
Nggak cuma
itu, ada juga Dancing Fountain atau air mancur menari. Air mancur ini
bergerak lincah mengikuti lagu, lengkap dengan sorotan lampu yang berganti
warna secara dinamis.
Menurut
informasi dari manajemen Jawa Timur Park Group, pertunjukan ini merupakan salah
satu investasi teknologi hiburan terbesar untuk memberikan pengalaman visual
yang berbeda bagi pengunjung.
Aku
saranin kamu cek jadwal pertunjukannya begitu masuk ke area BNS supaya nggak
ketinggalan momen ini.
Tips Aman dan Nyaman Keliling
Batu di Malam Hari
Main ke
daerah pegunungan saat malam hari itu ada seninya sendiri. Kalau kamu nggak
persiapan, yang ada malah kedinginan dan liburan jadi nggak asik. Berikut
beberapa tips dari aku:
1.
Pakaian
adalah Kunci: Jangan sombong
dengan udara dingin Batu. Selalu bawa jaket tebal atau sweater karena
udara di pegunungan bisa menusuk tulang, apalagi kalau kamu naik wahana tinggi
seperti Sepeda Udara.
2.
Gunakan
Sepatu yang Nyaman: Area BNS
itu luas banget dan kamu bakal banyak jalan kaki. Hindari pakai heels
atau sandal yang gampang bikin kaki lecet.
3.
Bawa
Uang Tunai Secukupnya:
Meskipun tiket bisa dibayar cashless, beberapa jajanan kecil atau wahana
tertentu kadang masih butuh uang tunai.
4.
Cek
Kondisi Kendaraan: Kalau kamu
sewa motor, pastikan lampu-lampunya berfungsi dengan baik karena beberapa jalur
di Batu punya penerangan yang minim dan sering berkabut.
Bagi kamu
yang datang dari luar kota, memilih Hotel Dekat Tempat Wisata
Batu adalah keputusan cerdas
agar punya waktu istirahat yang cukup setelah seharian mengeksplorasi Batu
sampai tengah malam.
Kalau
punya waktu lebih di siang harinya, jangan lupa mampir ke Museum Angkut Batu yang juga nggak kalah keren koleksinya.
Uji Nyali di Wahana Horor dan
Labirin Kegelapan
Kalau tadi
kita sudah bahas yang romantis di Lampion Garden, sekarang saatnya kita bahas
yang bikin bulu kuduk berdiri.
BNS punya
beberapa wahana yang khusus menguji keberanian mental kamu di tengah kegelapan
malam. Level seramnya menurut aku naik dua kali lipat karena suhu udara Batu
yang dingin bikin suasana makin mencekam secara alami.
Salah satu
yang paling legendaris adalah Maze of Horror. Ini bukan sekadar rumah
hantu tempat kamu lewat terus keluar.
Ini adalah
labirin. Kamu harus benar-benar mencari jalan keluar di tengah kegelapan dengan
berbagai kejutan yang sudah disiapkan di setiap sudut. Hantunya variatif, mulai
dari hantu lokal sampai karakter horor internasional.
Lalu ada
juga Ghost Hunter. Di sini konsepnya lebih interaktif. Kamu bakal naik
kereta menyusuri lorong gelap dan dibekali "senjata" laser untuk
menembak target hantu yang muncul.
Wahana ini
seru banget kalau dimainkan bareng teman-teman buat balapan skor siapa yang
paling berani dan tangkas.
Food Court BNS: Surga Kuliner
di Tengah Dinginnya Malam
Setelah
capek teriak-teriak di wahana adrenalin atau ketakutan di Maze of Horror, perut
pasti mulai demo. Untungnya, Food Garden BNS atau area pujaseranya
sangat luas dan punya atmosfer yang hangat.
Aku suka
banget area ini karena konsepnya yang terbuka tapi tetap nyaman. Pilihan
menunya beragam, mulai dari makanan berat khas Jawa Timur seperti Bakso
Malang yang kuahnya ngaldu banget, sampai camilan modern dan minuman
hangat.
Menurut
aku, keberadaan food court yang terintegrasi ini adalah salah satu nilai
plus BNS dibandingkan taman hiburan malam lainnya.
Harga
makanannya pun masih dalam kategori terjangkau dan masuk akal untuk
ukuran tempat wisata.
Makan sate
kelinci atau bakso panas sambil melihat lampu-lampu wahana dari kejauhan itu
bener-bener cara terbaik buat menutup hari.
![]() |
| Sepeda Udara di BNS |
Panduan Logistik Terakhir:
Harga Tiket dan Jam Operasional
Biar kamu
nggak bingung pas di depan loket, ini ringkasan biaya yang perlu kamu siapkan
berdasarkan rilis terbaru tahun 2026. Ingat, harga bisa sedikit berubah
terutama saat musim libur panjang.
· Tiket
Reguler: Sekitar Rp20.000 -
Rp45.000 (hari kerja) dan Rp30.000 - Rp65.000 (akhir pekan). Tiket
ini sudah termasuk akses masuk, Maze of Horror, dan Trick Art Gallery.
· Tiket
Terusan: Sekitar Rp90.000 -
Rp115.000 (hari kerja) dan Rp125.000 (akhir pekan). Ini adalah
pilihan paling praktis kalau kamu niatnya mau main banyak wahana sepuasnya.
· Jam
Operasional: BNS buka setiap
hari mulai pukul 15.00 hingga 23.00 WIB. Khusus akhir pekan, jam
operasional biasanya diperpanjang sampai pukul 24.00 WIB.
Batu Night Spectacular dirancang sebagai destinasi penutup hari bagi wisatawan yang telah menikmati wisata edukasi di siang hari, menggabungkan hiburan keluarga dengan pasar malam modern.
Ungkap salah satu perwakilan manajemen Jawa Timur Park Group dalam
keterangannya.
Risiko, Himbauan, dan Catatan
Penting
Liburan ke
tempat ramai tentu punya risiko. Dari pengalaman lapangan aku, ada beberapa hal
yang wajib kamu perhatikan:
1.
Himbauan
Pakaian: Udara malam Batu itu
dinginnya menusuk tulang. Wajib bawa jaket tebal. Jangan sampai kamu
jatuh sakit setelah liburan cuma karena menyepelekan suhu udara pegunungan.
2.
Keamanan
Barang: Karena suasana BNS
cukup gelap di beberapa titik dan sangat ramai, selalu waspada dengan tas dan
ponsel kamu. Usahakan tas selalu digendong di depan saat mengantre wahana.
3.
Waktu
Kedatangan: Kalau kamu datang
saat high season, antrean parkir bisa sangat panjang. Aku saranin datang
lebih awal, minimal pukul 17.00 WIB, supaya bisa dapat tempat parkir
yang dekat dengan gerbang masuk.
4.
Aturan
Makanan: Pengunjung dilarang
membawa makanan atau minuman dari luar. Pastikan kamu sudah siap sedia budget
buat jajan di area pujasera mereka.
Jangan
lupa, kalau kamu masih merasa satu malam nggak cukup buat eksplorasi, carilah Hotel Dekat Tempat Wisata
Batu supaya mobilitas kamu
nggak terganggu kemacetan saat harus balik ke penginapan yang jauh.
FAQ
1. Berapa harga tiket BNS?
2. Batu Night Spectacular ada apa saja?
3. Tiket reguler BNS gratis wahana apa saja?
4. Berapa harga tiket Malang Night Paradise?
Menutup Hari dengan Sempurna
di Bawah Langit Malam Batu
Kota Batu
saat malam hari benar-benar menawarkan pengalaman yang lengkap. Dari adrenalin
yang terpacu di BNS, romansa di Lampion Garden, sampai kehangatan kuliner di
Alun-Alun Batu.
Mengunjungi
BNS bukan cuma soal main wahana, tapi soal menciptakan memori indah bersama
orang tersayang di bawah langit malam pegunungan yang dingin.
Jangan
lupa untuk selalu merencanakan perjalananmu dengan matang. Kalau kamu mau
liburan yang lebih santai, pastikan sudah memesan Hotel Dekat Tempat Wisata
Batu jauh-jauh hari.
Kalau kamu
punya waktu lebih, mampir juga ke Museum Angkut Batu di sore hari sebelum bergeser ke BNS untuk
menutup harimu dengan sempurna.
Selamat
berlibur di Kota Batu!
Publish by Yolanda Deva Apriliana Putri (yda)







