Kamis, 15 Januari 2026

Batu Night Spectacular dan Wisata Malam di Batu Paling Seru Buat Tutup Hari

Batu Night Spectacular

💡 Ringkasan Artikel: Wisata malam di Kota Batu paling pas dinikmati di Batu Night Spectacular, tempat pasar malam modern bertemu wahana adrenalin, taman lampion romantis, dan pertunjukan cahaya yang bikin malam terasa hidup. Datang sore hari, pakai tiket yang tepat, dan pilih penginapan dekat lokasi biar kamu bisa menutup hari dengan seru tanpa ribet dan tanpa kelelahan di jalan.

Aku tahu banget rasanya liburan ke Kota Batu. Pagi sampai siang kita biasanya sudah dibuat capek, tapi tentu saja senang, berkeliling wahana edukasi yang luasnya minta ampun.

Tapi, begitu matahari terbenam dan lampu-lampu kota mulai menyala, ada satu pertanyaan yang sering muncul: "Habis ini ke mana lagi ya?"

Kota Batu itu punya sihir tersendiri saat malam tiba. Udara yang makin dingin, kabut tipis yang mulai turun, sampai kerlap-kerlip lampu dari kejauhan itu bikin suasana jadi magis banget.

Kalau kamu tipe traveller yang nggak mau harinya berakhir begitu saja di dalam selimut hotel, kamu wajib tahu kalau wisata malam di Batu adalah salah satu yang terbaik di Indonesia.

Dalam panduan super lengkap ini, aku bakal ajak kamu membedah habis kenapa malam hari di Batu itu spesial, kenapa Batu Night Spectacular (BNS) tetap jadi raja wisata malam, sampai tips-tips receh tapi penting biar liburanmu nggak zonk.

 


Kenapa Wisata Malam di Batu Selalu Dicari Traveller

Banyak yang tanya ke aku, apa sih bedanya wisata malam di Batu sama di kota-kota lain? Jawabannya simpel: Atmosfer dan udaranya.

Di kota besar, malam hari mungkin cuma soal lampu jalan dan kemacetan. Tapi di Batu, malam hari itu soal pengalaman sensorik yang lengkap.

·         Suhu Udara yang Bikin Rindu:

Suhu udara di Batu saat malam bisa menyentuh angka yang cukup rendah bagi kita yang terbiasa dengan panasnya polusi.

Dinginnya itu nggak bikin sakit, tapi justru bikin kita pengen terus bergerak atau mencari kuliner hangat.

·         Visual Kota dari Ketinggian:

Karena letak geografisnya yang berbukit, banyak spot wisata malam yang menawarkan pemandangan city light yang sangat cantik. Melihat hamparan lampu kota dari atas wahana itu rasanya tenang banget.

·         Hiburan yang Terintegrasi:

Batu itu pinter banget mengelola wisatanya. Destinasi malam di sini bukan cuma jualan lampu, tapi menggabungkan teknologi, seni, adrenalin, dan pasar malam modern dalam satu tempat.

·         Obat Lelah yang Pas:

Setelah seharian belajar di museum atau melihat hewan, wisata malam di Batu hadir sebagai penutup hari yang lebih santai dan menghibur.

Banyak traveller yang sengaja memilih Hotel Dekat Tempat Wisata Batu supaya begitu malam tiba, mereka tinggal jalan kaki atau naik kendaraan sebentar saja sudah sampai di pusat keramaian.

Atraksi Spectacular Show di BNS
Atraksi Spectacular Show di BNS

Batu Night Spectacular dan Konsep Pasar Malam Modern

Kalau kita bicara soal wisata malam di sini, nama Batu Night Spectacular (BNS) pasti muncul di urutan pertama.

Terletak di Jalan Hayam Wuruk, Oro-Oro Ombo, BNS ini bukan sekadar taman bermain biasa. Ini adalah sebuah mahakarya dari Jawa Timur Park Group yang mengubah konsep pasar malam tradisional jadi sesuatu yang berkelas dan modern.

Aku melihat BNS sebagai one-stop entertainment di malam hari. Konsep utamanya adalah integrasi antara pusat perbelanjaan, area permainan, sarana olahraga, dan pertunjukan seni.

BNS sengaja didesain untuk beroperasi mulai sore hari, tepatnya dari pukul 15.00 WIB hingga tengah malam.

Kenapa BNS Sangat Unik?

Menurut aku, keunikan BNS terletak pada keberaniannya menggabungkan elemen-elemen yang kontras.

Kamu bisa menemukan wahana yang sangat ekstrem di satu sudut, tapi di sudut lain kamu bisa menemukan taman lampion yang sangat romantis dan tenang.

Inilah elemen kunci yang membuat BNS tetap eksis:

·         Pemanfaatan Lanskap Alam:

BNS berdiri di lokasi yang punya pemandangan indah. Kalau kamu naik wahana Sepeda Udara, kamu bisa melihat kerlap-kerlip lampu Kota Batu sambil merasakan hembusan angin malam yang segar.

·         Pertunjukan Seni dan Teknologi:

Di sini ada yang namanya Spectacular Show. Isinya bukan cuma orang menari, tapi ada parade Laser Show yang dipadukan dengan Dancing Fountain (air mancur menari) yang bergerak mengikuti irama lagu.

·         Zona Hiburan Tematik:

Setiap sudut BNS punya cerita sendiri. Mulai dari zona horor, zona edukasi visual, sampai zona adrenalin, semuanya dikemas secara tematik sehingga pengunjung nggak gampang bosan.

 


Mengintip Keindahan Lampion Garden yang Magis

Kalau kamu tanya ke aku spot mana yang paling wajib dikunjungi buat foto-foto, jawabannya cuma satu: Lampion Garden. Ini adalah area romantis yang dipenuhi dengan lampion warna-warni dalam berbagai bentuk.

Bayangkan kamu berjalan di tengah kegelapan malam, tapi dikelilingi oleh pendar lampu berbentuk angsa, flamingo, bunga, sampai terowongan cahaya yang cantik banget.

Suasananya itu magis dan sangat Instagramable. Buat pasangan yang lagi honeymoon, tempat ini romantisnya nggak ada obat.

Buat keluarga, anak-anak pasti bakal kegirangan melihat bentuk-bentuk hewan yang menyala terang.

Sering banget aku lihat orang gagal foto di sini karena hasilnya gelap atau backlight. Tipsnya, kalau kamu berfoto di depan lampion.

Usahakan gunakan flash atau blitz secukupnya supaya wajah kamu tetap kelihatan, tapi cahaya lampionnya nggak pudar. Atau kalau HP kamu punya fitur night mode yang bagus, manfaatkan itu dengan memegang HP secara stabil.

Vendor Outbound Batu Malang

Wahana Adrenalin: Uji Nyali di Bawah Langit Malam

Buat kamu yang merasa wisata lampion itu terlalu santai, BNS punya "sisi gelap" yang seru banget: Wahana Adrenalin.

Bermain wahana ekstrem di malam hari itu sensasinya berkali-kali lipat lebih menantang dibanding siang hari karena jarak pandang kita terbatas dan udara dingin bikin jantung berdegup lebih kencang.

Berdasarkan pengamatan aku, ada beberapa wahana pemacu adrenalin yang jadi favorit:

1.      Aero Test: Wahana ini bakal memutar kamu 360 derajat di ketinggian. Benar-benar bakal bikin kamu merasa dunia terbalik di bawah langit malam Batu.

2.      Mega Disco: Ini wahana berbentuk cakram raksasa yang berputar ekstrem dengan kemiringan sampai 90 derajat. Rasanya kayak mau terlempar ke luar kalau kamu nggak pegangan kuat-kuat!

3.      Drop N’ Twist: Sensasi jatuh bebas dari puncak ketinggian sambil diputar-putar di udara. Ini favorit banget buat yang suka teriak kencang.

4.      Gokart: Arena balap yang berkelok-kelok. Seru banget kalau dimainkan bareng temen-temen buat balapan di lintasan malam hari.

Himbauan Penting: Karena suhu di Batu itu dingin, pastikan badan kamu dalam kondisi fit. Aku nggak menyarankan naik wahana ekstrem ini tepat setelah makan besar di food court, ya. Beri jeda waktu minimal 30 menit supaya perut kamu nggak bermasalah.

 


Wahana Keluarga dan Edukatif yang Santai

BNS juga sangat ramah anak. Kalau kamu bawa rombongan keluarga besar, tenang saja, banyak wahana yang sifatnya lebih santai tapi tetap seru.

·         Merry Go Round: Komedi putar klasik yang lampunya cantik banget kalau difoto dari jauh. Anak-anak pasti betah di sini.

·         Cinema 4D: Pengalaman menonton film yang terasa sangat nyata lewat efek getaran, hembusan angin, sampai percikan air.

·         Trick Art Gallery: Area penuh lukisan 3D yang unik. Kalau difoto dari sudut yang pas, kamu bisa kelihatan seperti lagi di dalam lukisan tersebut. Ini spot favorit buat yang mau menambah koleksi foto unik di galeri HP.

 

Lampion Garden di BNS
Lampion Garden di BNS

Panduan Logistik dan Strategi Tiket BNS

Oke, sekarang kita masuk ke urusan yang lebih teknis tapi krusial banget: Gimana cara ke sana dan berapa budget yang harus disiapkan?

Percaya deh, liburan bakal terasa lebih "smooth" kalau kamu sudah tahu rute dan skema tiketnya dari awal.

Lokasi dan Akses Transportasi Menuju BNS

Batu Night Spectacular (BNS) ini alamat tepatnya ada di Jalan Hayam Wuruk No. 1,Oro-Oro Ombo, Kota Batu.

Kalau kamu berangkat dari pusat Kota Malang, perjalanan biasanya memakan waktu sekitar 45 menit kalau jalanan lagi bersahabat.

Tapi saran aku, kalau kamu datang pas weekend atau musim libur panjang, sebaiknya berangkat lebih awal karena jalur menuju Batu sering kali padat merayap.

Banyak yang tanya ke aku, apakah memungkinkan ke BNS naik kendaraan umum? Jawabannya: Sangat memungkinkan. Jalurnya sudah sangat teratur:

1.      Dari Pusat Kota Malang: Kamu cari angkutan umum yang menuju ke arah Terminal Landungsari.

2.      Dari Terminal Landungsari: Kamu tinggal ganti angkutan yang rutenya menuju Terminal Batu.

3.      Dari Terminal Batu: Lokasi BNS itu sudah sangat dekat dan dilewati banyak angkutan lokal karena letaknya persis di pinggir jalan raya utama.

Kalau kamu baru tiba di Stasiun Malang, jaraknya sekitar 19 km (kurang lebih 37 menit perjalanan), sedangkan dari Bandara Abdulrachman Saleh sekitar 24,8 km.

Mengingat lokasinya yang populer, hampir semua sopir angkutan di Malang Raya pasti tahu di mana letak destinasi satu ini.

 


Strategi Memilih Tiket: Reguler atau Terusan?

Ini poin yang paling sering bikin bingung wisatawan yang baru pertama kali ke BNS. Jangan sampai salah pilih tiket ya, karena ini bakal berpengaruh banget ke isi dompet dan kenyamanan kamu di dalam.

1. Tiket Reguler (Tiket Masuk)

Tiket ini cocok banget buat kamu yang cuma ingin menikmati suasana malam, jalan-jalan santai, atau cuma ingin fokus foto-foto di area Lampion Garden tanpa niat main banyak wahana.

·        Harga Weekday (Senin-Kamis): Berkisar antara Rp20.000 hingga Rp45.000.

·        Harga Weekend (Jumat-Minggu/High Season): Berkisar antara Rp30.000 hingga Rp65.000.

·        Fasilitas Gratis: Biasanya sudah termasuk akses masuk dan akses ke beberapa area visual seperti Maze of Horror dan Trick Art Gallery.

·        Risiko: Kalau di dalam kamu tiba-tiba "keracunan" pengen nyoba wahana lain, kamu harus bayar tiket satuan per wahana yang harganya sekitar Rp10.000 - Rp12.500.

2. Tiket Terusan (All-In)

Ini rekomendasi aku kalau kamu datang bareng teman-teman atau bawa anak-anak yang hobi main.

  • Harga Weekday: Sekitar Rp90.000 - Rp115.
  • Harga Weekend/High Season: Sekitar Rp125.000.
  • Keuntungan: Kamu bebas menikmati hampir semua wahana tanpa perlu antre di loket pembayaran lagi di setiap wahana. Tinggal tunjukkan gelang tiket, dan gas!
  • Pengecualian: Tetap ada beberapa wahana tertentu (seperti Gokart) yang biasanya tetap berbayar tambahan, tapi jumlahnya nggak banyak.

Menurut aku, kalau kamu punya waktu lebih dari 3 jam di dalam BNS, Tiket Terusan adalah investasi terbaik.

Kamu nggak bakal pusing menghitung sisa saldo setiap kali mau naik wahana. Tapi ingat, anak dengan tinggi di bawah 85 cm itu gratis, jadi jangan sampai salah beli tiket buat si kecil ya!

Wahana Mega Disco di BNS
Wahana Mega Disco di BNS

Fasilitas Penunjang yang Bikin Eksplorasi Makin Nyaman

BNS ini didesain sebagai destinasi keluarga yang terintegrasi, jadi fasilitas penunjangnya sangat lengkap. Kamu nggak perlu khawatir soal kebutuhan dasar selama di sana.

·        Food Court (Food Garden): Area makannya sangat luas dengan beragam menu. Dari kuliner khas Jawa Timur seperti Rawon dan Bakso, sampai jajanan modern. Harganya? Masih sangat masuk akal untuk ukuran tempat wisata.

·         Lahan Parkir yang Memadai: Meskipun sering antre saat high season, lahan parkirnya sangat luas untuk motor (sekitar Rp2.000) maupun mobil (Rp5.000).

·         Kebutuhan Ibadah dan Kesehatan: Ada mushola yang bersih dan nyaman di beberapa titik. Tersedia juga Klinik P3K kalau tiba-tiba ada anggota keluarga yang kurang enak badan karena udara dingin.

·         Pusat Oleh-oleh: Sebelum pintu keluar, kamu bakal melewati area belanja souvenir dan camilan khas Batu dengan harga yang kompetitif.

Bagi aku, adanya ATM Center di dalam area wisata adalah penyelamat, terutama buat kamu yang lupa ambil uang tunai sebelum berangkat, karena beberapa transaksi kecil di dalam kadang masih butuh uang cash.

 

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Berdasarkan pengalaman aku, waktu paling pas buat masuk ke gerbang BNS adalah pukul 17.00 WIB. Kenapa?

1.     Cahaya Transisi: Kamu bisa dapet momen matahari terbenam yang cantik buat foto di area luar sebelum suasana berubah jadi penuh kerlap-kerlip lampu.

2.     Antrean Masih Pendek: Kebanyakan orang baru datang setelah jam 7 malam. Kalau kamu datang jam 5 sore, kamu bisa main wahana populer tanpa harus antre berjam-jam.

3.      Durasi Puas: Kamu punya waktu sekitar 4-5 jam buat keliling sebelum jam operasional berakhir (pukul 23.00 atau 24.00 WIB).

Kalau kamu menginap di Hotel Dekat Tempat Wisata Batu, mobilitas kamu bakal lebih gampang dan nggak perlu buru-buru pulang saat malam sudah makin larut.

 


Alun-Alun Kota Batu sebagai Jantung Wisata Malam Rakyat

Kalau kamu lagi nggak pengen memacu adrenalin dan cuma pengen menikmati suasana kota yang santai, Alun-Alun Kota Batu adalah tujuan yang paling pas.

Menurut aku, ini adalah salah satu alun-alun paling hidup dan tertata di Indonesia. Begitu matahari tenggelam, tempat ini berubah jadi pusat kehangatan di tengah udara dingin yang mulai menusuk.

Satu ikon yang nggak mungkin kamu lewatkan adalah Bianglala Raksasa yang berdiri tegak di tengah alun-alun.

Lampu warna-warninya kalau difoto dari kejauhan cantik banget. Kamu bisa naik bianglala ini dengan harga yang sangat terjangkau buat melihat pemandangan kota dari ketinggian secara perlahan. Selain itu, ada air mancur menari yang jadi area bermain favorit anak-anak.

Tapi, buat aku pribadi, daya tarik utama Alun-Alun Batu bukan cuma pemandangannya, melainkan atmosfer kebersamaannya.

Kamu bakal melihat banyak keluarga duduk lesehan sambil menikmati kuliner khas. Jangan lupa mampir ke kedai Ketan Bubuk Legendaris yang ada di pojok alun-alun.

Makan ketan hangat dengan taburan kelapa dan bubuk kedelai sambil memegang segelas susu sapi murni adalah cara paling "Batu" buat menikmati malam.

 

Bedah Wahana Adrenalin BNS yang Paling Dicari

Kita balik lagi ke dalam area BNS. Buat kamu yang merasa wisata lampion itu terlalu "adem ayem", BNS punya deretan wahana yang siap bikin jantung copot.

Bermain wahana ekstrem di malam hari itu sensasinya berkali-kali lipat lebih menantang karena jarak pandang yang terbatas dan udara dingin yang bikin adrenalin makin terpompa.

Berdasarkan pengalaman aku dan riset di lapangan, ini beberapa wahana yang wajib masuk bucket list kamu:

·        Mega Disco: Ini bukan tempat dansa biasa. Kamu bakal duduk di sebuah cakram raksasa yang berputar ekstrem dengan kemiringan hingga 90 derajat. Rasanya kayak mau terlempar ke angkasa sambil diiringi musik yang enerjik.

·        Drop N' Twist: Wahana ini menggabungkan sensasi jatuh bebas dari puncak ketinggian dan diputar-putar di udara. Benar-benar bikin teriak kencang!

·         Aero Test: Kamu bakal diputar 360 derajat di ketinggian. Wahana ini menuntut keberanian mental karena kamu bakal merasa dunia terbalik di bawah langit malam.

·        Matterhorn: Di sini kamu bakal diajak meluncur dengan kecepatan sangat tinggi, seolah-olah sedang menuruni lereng gunung bersalju yang curam.

·        Gokart: Cocok banget buat kamu yang kompetitif. Lintasan balapnya berkelok-kelok dan seru banget buat dimainkan bareng teman-teman di bawah sorotan lampu sirkuit.

Himbauan Penting: Mengingat suhu di Batu yang dingin, pastikan badan kamu dalam kondisi fit.

Aku nggak menyarankan naik wahana ekstrem ini tepat setelah makan besar di food court. Beri jeda waktu minimal 30 menit supaya perut kamu nggak bermasalah saat diputar-putar di atas sana.

Kuliner malam di Alun-Alun Kota Batu
Kuliner malam di Alun-Alun Kota Batu

Pertunjukan Seni dan Teknologi: Spectacular Show

Ada satu hal yang sering banget dilewatkan wisatawan karena terlalu asik main wahana, yaitu Spectacular Show.

Ini adalah pertunjukan yang menggabungkan elemen seni, cahaya, dan teknologi tinggi yang biasanya dimulai pada jam-jam tertentu.

Dalam pertunjukan ini, kamu bakal disuguhi Laser Show yang memukau. Cahaya laser warna-warni ditembakkan ke arah langit malam membentuk berbagai pola yang sinkron dengan irama musik.

Nggak cuma itu, ada juga Dancing Fountain atau air mancur menari. Air mancur ini bergerak lincah mengikuti lagu, lengkap dengan sorotan lampu yang berganti warna secara dinamis.

Menurut informasi dari manajemen Jawa Timur Park Group, pertunjukan ini merupakan salah satu investasi teknologi hiburan terbesar untuk memberikan pengalaman visual yang berbeda bagi pengunjung.

Aku saranin kamu cek jadwal pertunjukannya begitu masuk ke area BNS supaya nggak ketinggalan momen ini.

 

Tips Aman dan Nyaman Keliling Batu di Malam Hari

Main ke daerah pegunungan saat malam hari itu ada seninya sendiri. Kalau kamu nggak persiapan, yang ada malah kedinginan dan liburan jadi nggak asik. Berikut beberapa tips dari aku:

1.      Pakaian adalah Kunci: Jangan sombong dengan udara dingin Batu. Selalu bawa jaket tebal atau sweater karena udara di pegunungan bisa menusuk tulang, apalagi kalau kamu naik wahana tinggi seperti Sepeda Udara.

2.      Gunakan Sepatu yang Nyaman: Area BNS itu luas banget dan kamu bakal banyak jalan kaki. Hindari pakai heels atau sandal yang gampang bikin kaki lecet.

3.      Bawa Uang Tunai Secukupnya: Meskipun tiket bisa dibayar cashless, beberapa jajanan kecil atau wahana tertentu kadang masih butuh uang tunai.

4.      Cek Kondisi Kendaraan: Kalau kamu sewa motor, pastikan lampu-lampunya berfungsi dengan baik karena beberapa jalur di Batu punya penerangan yang minim dan sering berkabut.

Bagi kamu yang datang dari luar kota, memilih Hotel Dekat Tempat Wisata Batu adalah keputusan cerdas agar punya waktu istirahat yang cukup setelah seharian mengeksplorasi Batu sampai tengah malam.

Kalau punya waktu lebih di siang harinya, jangan lupa mampir ke Museum Angkut Batu yang juga nggak kalah keren koleksinya.

 


Uji Nyali di Wahana Horor dan Labirin Kegelapan

Kalau tadi kita sudah bahas yang romantis di Lampion Garden, sekarang saatnya kita bahas yang bikin bulu kuduk berdiri.

BNS punya beberapa wahana yang khusus menguji keberanian mental kamu di tengah kegelapan malam. Level seramnya menurut aku naik dua kali lipat karena suhu udara Batu yang dingin bikin suasana makin mencekam secara alami.

Salah satu yang paling legendaris adalah Maze of Horror. Ini bukan sekadar rumah hantu tempat kamu lewat terus keluar.

Ini adalah labirin. Kamu harus benar-benar mencari jalan keluar di tengah kegelapan dengan berbagai kejutan yang sudah disiapkan di setiap sudut. Hantunya variatif, mulai dari hantu lokal sampai karakter horor internasional.

Lalu ada juga Ghost Hunter. Di sini konsepnya lebih interaktif. Kamu bakal naik kereta menyusuri lorong gelap dan dibekali "senjata" laser untuk menembak target hantu yang muncul.

Wahana ini seru banget kalau dimainkan bareng teman-teman buat balapan skor siapa yang paling berani dan tangkas.

 

Food Court BNS: Surga Kuliner di Tengah Dinginnya Malam

Setelah capek teriak-teriak di wahana adrenalin atau ketakutan di Maze of Horror, perut pasti mulai demo. Untungnya, Food Garden BNS atau area pujaseranya sangat luas dan punya atmosfer yang hangat.

Aku suka banget area ini karena konsepnya yang terbuka tapi tetap nyaman. Pilihan menunya beragam, mulai dari makanan berat khas Jawa Timur seperti Bakso Malang yang kuahnya ngaldu banget, sampai camilan modern dan minuman hangat.

Menurut aku, keberadaan food court yang terintegrasi ini adalah salah satu nilai plus BNS dibandingkan taman hiburan malam lainnya.

Harga makanannya pun masih dalam kategori terjangkau dan masuk akal untuk ukuran tempat wisata.

Makan sate kelinci atau bakso panas sambil melihat lampu-lampu wahana dari kejauhan itu bener-bener cara terbaik buat menutup hari.

Sepeda Udara di BNS
Sepeda Udara di BNS

Panduan Logistik Terakhir: Harga Tiket dan Jam Operasional

Biar kamu nggak bingung pas di depan loket, ini ringkasan biaya yang perlu kamu siapkan berdasarkan rilis terbaru tahun 2026. Ingat, harga bisa sedikit berubah terutama saat musim libur panjang.

·        Tiket Reguler: Sekitar Rp20.000 - Rp45.000 (hari kerja) dan Rp30.000 - Rp65.000 (akhir pekan). Tiket ini sudah termasuk akses masuk, Maze of Horror, dan Trick Art Gallery.

·        Tiket Terusan: Sekitar Rp90.000 - Rp115.000 (hari kerja) dan Rp125.000 (akhir pekan). Ini adalah pilihan paling praktis kalau kamu niatnya mau main banyak wahana sepuasnya.

·        Jam Operasional: BNS buka setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 23.00 WIB. Khusus akhir pekan, jam operasional biasanya diperpanjang sampai pukul 24.00 WIB.

Batu Night Spectacular dirancang sebagai destinasi penutup hari bagi wisatawan yang telah menikmati wisata edukasi di siang hari, menggabungkan hiburan keluarga dengan pasar malam modern.

Ungkap salah satu perwakilan manajemen Jawa Timur Park Group dalam keterangannya.

 

Risiko, Himbauan, dan Catatan Penting

Liburan ke tempat ramai tentu punya risiko. Dari pengalaman lapangan aku, ada beberapa hal yang wajib kamu perhatikan:

1.      Himbauan Pakaian: Udara malam Batu itu dinginnya menusuk tulang. Wajib bawa jaket tebal. Jangan sampai kamu jatuh sakit setelah liburan cuma karena menyepelekan suhu udara pegunungan.

2.      Keamanan Barang: Karena suasana BNS cukup gelap di beberapa titik dan sangat ramai, selalu waspada dengan tas dan ponsel kamu. Usahakan tas selalu digendong di depan saat mengantre wahana.

3.      Waktu Kedatangan: Kalau kamu datang saat high season, antrean parkir bisa sangat panjang. Aku saranin datang lebih awal, minimal pukul 17.00 WIB, supaya bisa dapat tempat parkir yang dekat dengan gerbang masuk.

4.      Aturan Makanan: Pengunjung dilarang membawa makanan atau minuman dari luar. Pastikan kamu sudah siap sedia budget buat jajan di area pujasera mereka.

Jangan lupa, kalau kamu masih merasa satu malam nggak cukup buat eksplorasi, carilah Hotel Dekat Tempat Wisata Batu supaya mobilitas kamu nggak terganggu kemacetan saat harus balik ke penginapan yang jauh.

 


FAQ

1. Berapa harga tiket BNS?
Harga tiket masuk reguler berkisar antara Rp20.000 hingga Rp65.000 tergantung hari kunjungan. Untuk tiket terusan yang mencakup hampir semua wahana, harganya berkisar antara Rp90.000 hingga Rp125.000.
2. Batu Night Spectacular ada apa saja?
BNS menawarkan beragam hiburan, mulai dari Lampion Garden yang romantis, wahana adrenalin (Mega Disco, Drop N' Twist), wahana interaktif (Trick Art Gallery, Rumah Kaca), hingga pertunjukan Spectacular Show yang menampilkan Dancing Fountain.
3. Tiket reguler BNS gratis wahana apa saja?
Biasanya, tiket reguler sudah mencakup akses masuk kawasan serta akses ke wahana visual seperti Maze of Horror dan Trick Art Gallery. Untuk wahana permainan lain, kamu harus membayar tiket satuan.
4. Berapa harga tiket Malang Night Paradise?
Sebagai perbandingan, tiket Malang Night Paradise (yang berlokasi di Kota Malang) biasanya dibanderol mulai dari Rp50.000 hingga Rp90.000 tergantung paket wahana yang diambil. Tempat ini lebih fokus pada lampion air dan suasana sungai buatan.

 

Menutup Hari dengan Sempurna di Bawah Langit Malam Batu

Kota Batu saat malam hari benar-benar menawarkan pengalaman yang lengkap. Dari adrenalin yang terpacu di BNS, romansa di Lampion Garden, sampai kehangatan kuliner di Alun-Alun Batu.

Mengunjungi BNS bukan cuma soal main wahana, tapi soal menciptakan memori indah bersama orang tersayang di bawah langit malam pegunungan yang dingin.

Jangan lupa untuk selalu merencanakan perjalananmu dengan matang. Kalau kamu mau liburan yang lebih santai, pastikan sudah memesan Hotel Dekat Tempat Wisata Batu jauh-jauh hari.

Kalau kamu punya waktu lebih, mampir juga ke Museum Angkut Batu di sore hari sebelum bergeser ke BNS untuk menutup harimu dengan sempurna.

Selamat berlibur di Kota Batu!


Publish by Yolanda Deva Apriliana Putri (yda)

Postingan Terkait

Provider Outbound Batu Malang

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *