Cara ke Batu Malang dan Tips Transportasi Selama Liburan Paling Praktis
Lagi merencanakan liburan ke Kota Batu tapi masih
bingung soal gimana caranya sampai ke sana dan gimana mobilitasnya nanti?
Tenang, aku paham banget kok.
Batu emang magnet wisata yang nggak ada matinya di
Jawa Timur, tapi kalau nggak tahu trik transportasinya, bisa-bisa waktu kamu
habis cuma buat nunggu angkot atau terjebak macet yang bikin emosi. Padahal,
niatnya kan mau healing, bukan malah pusing, kan?
Batu sekarang emang udah beda banget dibanding
beberapa tahun lalu. Wahana wisatanya udah kelas dunia. Tapi masalah aksesnya
kadang masih jadi tantangan tersendiri, apalagi buat kamu yang baru pertama
kali main ke sini.
Nah, biar liburan kamu makin lancar jaya, aku udah
ngerangkum panduan lengkap navigasi di Batu biar kamu nggak kebingungan lagi
soal akses dan mobilitas selama di sana.
Kenapa
Transportasi ke Batu Sering Bikin Pusing
Jujur aja nih, secara geografis Kota Batu itu
lokasinya di lereng gunung dengan suhu rata-rata sekitar dua puluh enam derajat
celcius. Jalannya banyak tanjakan, turunan curam, dan tikungan yang lumayan
bikin deg-degan.
Makanya, milih kendaraan itu bukan cuma soal gaya,
tapi soal efisiensi. Kalau kamu nggak pinter-pinter nyocokkan jadwal kedatangan
di Malang sama kendaraan lanjutannya, biaya liburan kamu bisa membengkak
drastis cuma buat ongkos jalan doang.
Satu hal penting yang wajib kamu catat nih, Batu
itu nggak punya bandara atau stasiun kereta api sendiri. Jadi, pintu masuk
utamanya pasti lewat Malang dulu.
Jarak dari Malang ke Batu itu sekitar belasan
sampai puluhan kilo. Di sinilah banyak traveler yang sering "kejebak"
karena nggak tahu harus naik apa pas baru turun dari pesawat atau kereta.
![]() |
| Pemandangan Jalan Pegunungan yang Menanjak |
Masalah yang Sering Dialami Traveler di Lapangan
Masalah yang paling sering muncul biasanya adalah
kemacetan parah pas hari libur dan rute angkutan umum yang keliatannya ribet
banget.
Tanpa rencana yang matang, bisa-bisa kamu kena
tarif transportasi yang harganya nggak transparan atau malah salah naik angkot.
Tapi kabar baiknya, sekarang udah ada inovasi
transportasi modern kayak bus listrik yang bakal bikin hidup kamu jauh lebih
gampang.
Panduan
Lengkap Menuju Batu Lewa6t Udara dan Kereta
Oke, kita mulai dari cara sampai ke sini dulu ya.
Pilihan titik kedatangan kamu bakal nentuin banget gimana skema transportasi
selanjutnya.
Liburan
via Jalur Udara Bandara Abdul Rachman Saleh
Buat kamu yang milih jalur udara, kamu bakal mendarat di Bandara Abdul Rachman Saleh (MLG). Tapi ada aturan main yang perlu kamu tahu di sini karena bandara ini lokasinya di area pangkalan militer.
- Pilihan Taksi Bandara
Moda utama yang boleh ambil penumpang langsung di depan kedatangan adalah Taksi Garuda.
- Trik Transportasi Online
Kalau pengen lebih hemat pakai ojek atau taksi daring, kamu harus mau sedikit usaha jalan kaki sekitar dua koma enam kilometer buat sampai ke titik penjemputan di luar area bandara.
- Layanan Shuttle Bus
Sekarang udah tersedia layanan shuttle bus
langsung dari bandara yang tujuannya ke area Jatim Park Group.
Ini solusi paling oke kalau kamu mau langsung gas
ke tempat wisata tanpa ribet tawar-menawar harga.
Perjalanan
via Jalur Kereta Api Stasiun Malang Kota Baru
Naik kereta emang selalu punya sensasi sendiri.
Begitu kamu turun di Stasiun Malang Kota Baru, pilihannya makin banyak.
- Shuttle Bus Aerotrans
Ini pilihan paling praktis menurut aku. Dari
stasiun, ada bus yang siap antar kamu langsung ke Batu dengan frekuensi sebelas
kali keberangkatan per hari.
- Gaya Hemat Pakai Angkot
Cari angkot kode AL atau ADL buat menuju Terminal Landungsari dulu. Dari sana, baru deh nyambung naik angkot warna ungu (BL) yang tujuannya ke arah Batu. Tarifnya murah banget, cuma sekitar empat ribu sampai lima ribu rupiah per rute.
![]() |
| Terminal dan Angkot Warna-Warni |
Mengenal
Shuttle Bus Listrik Aerotrans yang Ramah Lingkungan
Begitu kamu udah sampai di Batu, petualangan yang
sesungguhnya baru dimulai. Sekarang di sini udah ada teknologi keren hasil
kolaborasi jasa wisata dengan Aerotrans, yaitu Shuttle Bus Wisata berbasis
listrik (EV). Bus ini mulai beroperasi penuh sejak 1 September 2024.
Rute
dan Paket Shuttle Aerotrans yang Wajib Kamu Tahu
- Paket Siang atau Shuttle Keliling Rute 1 Menghubungkan Jatim Park 2,
Eco Green Park, Jatim Park 1, sampai Museum Angkut. Beroperasi jam
sembilan pagi sampai enam sore dengan tarif lima belas ribu rupiah sekali
jalan.
- Paket Malam atau Shuttle Keliling Rute 2 Buat kamu yang mau ke Jatim
Park 3 dan Batu Night Spectacular (BNS). Beroperasi jam lima sore
sampai sepuluh malam dengan tarif yang sama.
Penyediaan shuttle bus ini merupakan bagian dari upaya uji coba untuk meningkatkan minat wisatawan sekaligus mengurai kepadatan kendaraan pribadi di pusat kota.
Tulis keterangan resmi terkait layanan transportasi
gratis yang sempat dijalankan Pemerintah Kota Batu pada April 2025 lalu.
Strategi
Logistik Biar Liburan Kamu Tetep Ringan
Sebelum mulai eksplorasi, ada tips penting soal
barang bawaan. Kalau kamu sampai di Malang kepagian dan hotel belum bisa check-in,
jangan paksakan bawa koper gede kemana-mana.
Aku saranin kamu pakai jasa Titipin Aja yang
lokasinya di Jl. Candi Mendut VI No.1, Malang. Tempat ini buka jam delapan pagi
sampai delapan malam.
Titipin barang di sana, terus kamu bisa langsung
leluasa Wisata
Batu Malang Wajib Jelajahi tanpa beban. Oh iya, jangan lupa bawa jaket ya, soalnya Batu sering
banget berkabut tiba-tiba.
Sangat disarankan buat pilih Hotel Dekat Tempat Wisata Batu biar kamu nggak perlu keluar banyak ongkos transportasi harian. Menginap di area yang pas bakal bikin liburan kamu makin efisien dan nggak capek di jalan.
Memahami
Kode Warna Angkot Batu Biar Nggak Salah Alamat
Kalau kamu tipe pelancong yang pengen ngerasain
suasana lokal yang autentik sambil menjaga dompet tetep tebal, naik angkot di
Batu itu petualangan yang wajib dicoba.
Tapi, ada satu hal unik yang perlu kamu tahu nih.
Di sini, rute angkot dibedakan lewat warna kendaraannya.
Kalau di kota lain mungkin pakai nomor, di Batu
kamu harus jeli lihat warnanya biar nggak nyasar ke arah yang berlawanan.
Hampir semua angkot di Batu punya titik kumpul di Terminal Batu yang lokasinya ada di Jalan Dewi Sartika, tepat di depan Pasar Besar
Batu.
Berdasarkan pengalaman aku berkeliling, ini dia
panduan warna angkot yang perlu kamu hafal di luar kepala.
Daftar
Rute Angkot Batu Berdasarkan Warna Kendaraan
Setiap warna punya "kekuasaan" wilayah masing-masing. Jadi, pastikan kamu naik warna yang bener supaya efisien secara waktu.
- Angkot Ungu Muda atau Kode BL
Ini adalah angkot yang paling sering dicari
wisatawan yang datang dari arah Malang. Rutenya menghubungkan Batu dengan
Terminal Landungsari.
Kalau kamu menginap di area perbatasan Malang dan Batu, angkot ini bakal jadi andalan utama kamu.
- Angkot Hijau atau Kode BS
Nah, kalau kamu pengen ke kawasan Songgoriti buat
cari penginapan atau mau mandi air panas, carilah angkot warna hijau.
Jalurnya sejuk banget karena melewati banyak pepohonan besar di lereng gunung.
- Angkot Merah Jingga atau Kode BSS
Ini rute yang paling ikonik menurut aku. Angkot ini
melayani jalur Batu, Selecta, sampai Sumber Brantas.
Karena jalurnya nanjak banget dan jaraknya cukup
jauh, tarifnya biasanya sedikit lebih mahal dari angkot biasa, yaitu di atas
lima ribu rupiah.
Tapi percaya deh, pemandangan kebun bunga di sepanjang rute ini cakep banget.
- Angkot Merah Jambu atau Pink
Ada dua jenis di sini. Yang punya garis hijau (Kode
BB) itu menuju Bumiaji. Sedangkan yang punya garis merah tua (Kode BG) itu
tujuannya ke arah Gunungsari.
Area ini pusatnya agrowisata petik apel dan kebun mawar, jadi cocok banget buat kamu yang mau wisata alam pedesaan.
- Angkot Kuning Muda atau Kode BJL dan BGK
Warna ini melayani rute ke arah Junrejo atau
Karangploso. Kalau kamu mau mampir ke Predator Fun Park, angkot ini adalah
pilihannya.
Tarif umum buat rute pendek itu berkisar antara empat ribu sampai lima ribu rupiah saja. Pastikan kamu selalu bawa uang tunai pecahan kecil ya, karena bapak sopirnya terkadang kesulitan cari kembalian kalau kamu bayar pakai uang pecahan besar.
![]() |
| Wisata dan Kemudahan Akses |
Cara
Menikmati Shuttle Bus Wisata Milik Pemerintah Kota Batu
Selain angkot, sekarang ada pilihan yang lebih
modern dan nyaman, yaitu shuttle bus wisata milik Pemerintah Kota Batu.
Bus ini punya model yang unik, bahkan ada yang
atapnya terbuka supaya kamu bisa ngerasain angin sepoi-sepoi khas pegunungan
tanpa terhalang kaca bus.
Layanan ini sempat diuji coba secara gratis buat
narik minat wisatawan supaya tidak semua orang membawa kendaraan pribadi ke
pusat kota. Tapi, karena peminatnya membludak, kamu harus tahu strateginya.
Tips
dan Strategi Menaiki Bus Wisata Pemkot
Bus ini punya titik keberangkatan utama di Terminal Angkutan Umum Dewi Sartika. Berikut beberapa detail teknis yang aku dapet dari lapangan.
- Jam Operasional dan Kapasitas
Selama masa uji coba, bus ini biasanya mulai beroperasi
dari jam delapan pagi sampai jam delapan malam.
Kapasitasnya terbatas untuk sekitar tiga puluh orang, jadi suasana di dalam tetap kondusif dan tidak berdesakan.
- Durasi Satu Kali Putaran
Setiap armada akan mengaspal mengelilingi Kota Batu selama kurang lebih sembilan puluh menit. Busnya bakal muter melewati titik-titik hits seperti Alun-Alun Batu, Museum Angkut, sampai area Jatim Park.
- Sistem Siapa Cepat Dia Dapat
Karena jumlah armadanya yang terbatas, pengelola menerapkan sistem first come first served. Aku saranin banget buat datang lebih awal ke terminal, apalagi kalau kamu liburan pas musim puncak (peak season).
- Titik Checkpoint Strategis
Selain di terminal, bus ini juga melewati beberapa
hotel besar seperti Aston Inn untuk mengangkut penumpang kembali. Jadi, buat
kamu yang menginap di sekitar situ, tinggal nunggu di titik jemput yang sudah
ditentukan.
Memilih
Sewa Motor atau Mobil Buat Mobilitas Lebih Bebas
Kalau kamu ngerasa naik angkot atau shuttle kurang
fleksibel buat jadwal kamu yang padat, opsi sewa kendaraan adalah jalan
keluarnya.
Di Batu dan Malang, jasa rental itu jumlahnya
melimpah. Tapi, ada beberapa pertimbangan yang perlu kamu tahu.
Kenapa
Sewa Motor Lebih Aku Sarankan buat Solo Traveler
Buat aku yang sering jalan sendiri atau cuma
berdua, sewa motor itu juara banget di Batu. Kenapa? Karena jalanan Batu itu
sering banget macet pas hari libur.
Dengan motor, aku bisa lebih lincah nyelip di
antara mobil atau lewat jalur alternatif yang nggak bisa dilewati bus.
Biaya sewa motor di sini juga ramah kantong,
biasanya mulai dari puluhan ribu rupiah saja per hari.
Selain itu, cari parkir motor di tempat wisata
kayak Wisata
Batu Malang Wajib Jelajahi itu jauh lebih gampang dibanding cari parkir mobil yang seringnya penuh
sampai ke bahu jalan.
Kapan
Kamu Harus Sewa Mobil
Kalau kamu bawa rombongan keluarga besar atau ada
anak kecil dan lansia, sewa mobil emang lebih nyaman.
Tapi, pastikan kamu pilih supir yang udah biasa sama medan jalanan Batu yang banyak nanjaknya ya. Jangan lupa untuk merencanakan lokasi parkir karena beberapa destinasi alam punya lahan parkir terbatas.
![]() |
| Titik Kedatangan Stasiun Malang dan Shuttle |
Pentingnya
Persiapan Logistik Biar Liburan Nggak Repot
Satu hal yang sering dilupain traveler adalah soal
barang bawaan. Aku sering banget lihat orang ribet bawa koper ke Alun-Alun
padahal mereka baru turun dari stasiun dan belum bisa check-in hotel.
Nah, mending kamu pakai jasa Titipin Aja yang lokasinya di Malang.
Cukup antar barang kamu ke alamat Jl. Candi Mendut VI No.1, Mojolangu, terus kamu bebas main ke Batu tanpa beban.
Harganya murah dan lokasinya gampang diakses pakai
transportasi online. Dengan begini, kamu bisa langsung tancap gas ke lokasi
wisata.
Sangat disarankan juga buat pilih Hotel
Dekat Tempat Wisata Batu biar kamu bisa balik ke hotel dengan cepat kalau tiba-tiba hujan atau pengen
istirahat sebentar sebelum lanjut wisata malam yang seru.
Strategi
Menyusun Itinerary Biar Nggak Tua di Jalan
Salah satu kesalahan paling umum yang aku lihat
dilakukan traveler pas ke Batu adalah asal pilih tujuan tanpa lihat peta.
Padahal, meskipun kelihatannya kota kecil,
kemacetan di Batu itu bisa sangat menyita waktu kalau kamu harus bolak-balik
dari ujung ke ujung.
Strategi terbaik yang selalu aku sarankan adalah mengelompokkan
destinasi berdasarkan lokasinya atau yang sering disebut sistem "satu
jalur".
Kalau kamu berencana mengunjungi beberapa wahana di
Jatim Park Group sekaligus, aku saranin banget buat manfaatin layanan
shuttle internal.
Misalnya, kamu bisa mulai pagi di Jatim Park 2 dan
Eco Green Park yang lokasinya berdekatan, lalu sorenya geser ke Museum Angkut
pakai shuttle bus Aerotrans.
Dengan cara ini, kamu nggak perlu ribet
keluar-masuk parkiran yang tarifnya lumayan kalau diakumulasikan berkali-kali.
Memaksimalkan
Tiket Terusan dan Jadwal Shuttle
Selain soal transportasi, biaya masuk tempat wisata
juga perlu diperhatikan. Aku sering kasih tips ke temen-temen buat beli tiket
terusan kalau emang niatnya mau eksplorasi lebih dari dua tempat.
Biasanya, tiket terusan ini sudah mencakup beberapa
wahana sekaligus dengan harga yang jauh lebih miring.
Apalagi kalau kamu pakai shuttle bus Aerotrans
paket siang, mobilitas antar wahana jadi makin mulus.
Kamu cukup fokus nikmatin wahana, urusan pindah
tempat tinggal duduk manis di bus listrik yang adem. Ingat ya, paket siang ini
beroperasi dari jam sembilan pagi sampai jam enam sore saja.
Jadi, pastikan kamu sudah selesai di wahana terakhir sebelum layanan shuttle-nya berakhir supaya nggak bingung cari angkutan balik.
Tips
Menuju Destinasi Wisata Alam yang Agak Tersembunyi
Batu itu bukan cuma soal Jatim Park atau Museum
Angkut saja. Ada banyak banget air terjun atau "coban" dan
pemandangan alam yang cakepnya luar biasa.
Tapi jujur aja, akses ke sana memang sedikit lebih
menantang dibanding ke wahana modern di pusat kota.
Menjangkau
Coban Rondo atau Coban Rais
Buat kamu yang mau ke Coban Rondo atau Coban Rais,
angkot memang ada yang lewat area dekat sana, tapi biasanya tidak berhenti
persis di depan gerbang masuk utama.
Berdasarkan riset aku, pilihan paling praktis
adalah sewa motor atau pakai jasa ojek pangkalan sebagai penyambung.
Kalau kamu pilih naik angkot, kamu bisa turun di
persimpangan terdekat lalu lanjut naik ojek. Jangan lupa buat negosiasi harga
di awal ya supaya tetap transparan.
Oh iya, kalau kamu datang bareng rombongan
keluarga, menyewa mobil bisa lebih efisien dan nyaman karena biaya bisa dibagi
rata serta memberikan fleksibilitas lebih untuk mampir ke beberapa titik wisata
alam sekaligus dalam satu jalur perjalanan.
Persiapan
Menghadapi Suhu Dingin dan Kabut Batu
Ini hal teknis yang sering dianggap sepele tapi
penting banget buat kenyamanan liburanmu. Suhu rata-rata di Batu itu sekitar dua
puluh enam derajat celcius, tapi pas malam hari atau pas lagi hujan,
suhunya bisa turun drastis dan mendadak berkabut.
Perlengkapan
Wajib dalam Tas Harianmu
Aku selalu nyaranin buat bawa jaket atau pakaian
hangat di dalam tas. Jangan sampai kamu menggigil pas lagi asik nunggu antrean
shuttle bus atau pas lagi nongkrong di Alun-Alun Batu malam-malam.
Selain itu, kalau kamu pilih sewa motor, pastikan
bawa jas hujan karena cuaca di pegunungan itu susah banget diprediksi.
Bawa baju yang nyaman dan menyerap keringat juga
penting karena meskipun udaranya dingin, kamu bakal banyak jalan kaki pas
eksplorasi wahana yang luas banget.
Alas kaki yang empuk juga jadi kunci supaya kaki nggak gempor setelah seharian keliling di Wisata Batu Malang Wajib Jelajahi.
![]() |
| Suasana Malam di Pusat Kota Batu |
Urusan
Pembayaran dan Ketersediaan Uang Tunai
Di zaman sekarang emang semua serba digital, tapi
di Batu, uang tunai tetap jadi raja di beberapa tempat tertentu.
Memang, kalau di loket tiket wahana besar atau
hotel, kamu bisa pakai QRIS atau kartu debit. Tapi, buat hal-hal kecil, uang
tunai itu wajib ada di kantong.
Kenapa
Kamu Harus Tetap Sedia Tunai
Berdasarkan pengalaman aku di lapangan, ada beberapa hal yang masih butuh uang tunai pecahan kecil, antara lain:
- Bayar Angkutan Kota
Bapak sopir angkot di Batu hampir semuanya cuma terima pembayaran tunai.
- Parkir dan Toilet Umum
Meskipun kelihatannya sepele, uang dua ribuan atau lima ribuan bakal sering keluar buat urusan parkir atau toilet di tempat wisata alam.
- Kuliner Tradisional
Kalau kamu mau jajan ketan di Alun-Alun atau beli
apel langsung di pasar wisata, uang tunai bakal mempercepat proses transaksi
kamu.
Jadi, pastikan kamu sudah tarik tunai secukupnya
pas masih di pusat Kota Malang atau di area dekat Alun-Alun Batu yang banyak
tersedia mesin ATM.
Menghindari
Risiko Tarif Tidak Transparan
Namanya juga kota wisata, kita tetap harus waspada.
Meskipun warga Batu rata-rata ramah banget, terkadang ada saja oknum yang
mematok harga tidak masuk akal buat turis, terutama untuk urusan transportasi
non-resmi.
Tips
Biar Liburan Tetap Aman dan Nyaman
Selalu tanyakan tarif di awal kalau kamu pakai jasa
ojek pangkalan atau jasa sewa kendaraan yang bukan dari agen resmi.
Buat lebih aman, aku selalu nyaranin pakai aplikasi
ojek daring atau layanan shuttle resmi kayak Aerotrans dan bus Pemkot yang
tarifnya sudah sangat jelas.
Kalau kamu mau lebih tenang lagi soal akomodasi,
pastikan kamu cari Hotel
Dekat Tempat Wisata Batu yang punya reputasi bagus. Menginap di tempat yang terpercaya bakal
meminimalisir risiko kendala selama kamu menikmati masa liburan di kota dingin
ini.
Estimasi
Anggaran Transportasi Harian Keliling Batu Malang
Banyak yang tanya ke aku, "Sebenernya berapa
sih budget yang harus disiapkan buat urusan jalan-jalan doang di Batu?"
Nah, berdasarkan data riset dan pengalaman aku di lapangan, ini adalah simulasi
biaya harian yang bisa kamu jadikan patokan biar nggak kaget pas sampai sana.
Simulasi
Budget untuk Traveler Hemat atau Backpacker
Kalau kamu tipe yang suka tantangan dan ingin menekan biaya sekecil mungkin, gaya naik angkot dan jalan kaki adalah kuncinya.
- Angkot dari Stasiun Malang ke Landungsari: sekitar Rp5.000 – Rp10.000
- Angkot Landungsari ke Terminal Batu: sekitar Rp5.000 – Rp8.000
- Angkot Lokal Batu (2 kali jalan): Rp10.000
- Ojek Pangkalan (untuk area pelosok): Rp20.000.
Simulasi
Budget untuk Traveler Nyaman dan Praktis
Ini buat kamu yang nggak mau ribet dan lebih mementingkan waktu serta kenyamanan bus ber-AC.
- Shuttle Aerotrans dari Stasiun ke Batu: Rp50.000
- Shuttle Internal antar Wahana (2 kali jalan): Rp30.000
- Ojek Online Malam Hari: Rp20.000
- Total Estimasi: Sekitar Rp100.000 per hari.
Simulasi Budget untuk Rombongan Keluarga atau Sewa Kendaraan
- Sewa Mobil Lepas Kunci (dibagi 4 orang): Rp75.000 (dari tarif rata-rata Rp300.000-an)
- Bensin dan Parkir (dibagi 4 orang): Rp25.000
- Total Estimasi: Sekitar Rp100.000 per orang per hari.
Rangkuman
Itinerary Efisien Biar Liburan Makin Maksimal
Biar kamu nggak bingung menyusun jadwal, aku buatkan ringkasan singkat perjalanan yang paling logis menurut letak geografis transportasinya.
Hari Pertama atau Kedatangan
Tiba di Stasiun Malang, titip barang di Titipin Aja (Jl. Candi Mendut VI No.1), lalu langsung gas ke Batu pakai Shuttle Aerotrans. Siang harinya fokus di Museum Angkut dan Alun-Alun Batu. Malamnya, ambil barang dan check-in di Hotel Dekat Tempat Wisata Batu.
Hari Kedua atau Eksplorasi Wahana
Gunakan Shuttle Bus Listrik Paket 1 (Siang) untuk keliling Jatim Park 2, Eco Green Park, dan Jatim Park 1. Sore menjelang malam, pindah ke Paket 2 (Malam) menuju Jatim Park 3 dan Batu Night Spectacular (BNS).
Hari Ketiga atau Wisata Alam dan Oleh-Oleh
Sewa motor sebentar untuk menuju Taman Rekreasi
Selecta pakai rute angkot merah jingga (BSS). Sebelum pulang ke Malang,
mampir ke Pasar Besar Batu untuk beli apel dan oleh-oleh khas sebelum kembali
ke stasiun atau bandara.
Mengapa
Bus Listrik adalah Jawaban atas Kemacetan Wisata di Kota Batu
Penting untuk kita melihat bagaimana pihak berwenang memandang kemajuan ini. Berdasarkan keterangan resmi saat masa uji coba layanan angkutan wisata di Kota Batu, tujuannya sangat jelas.
Penyediaan shuttle bus ini merupakan bagian dari upaya uji coba untuk meningkatkan minat wisatawan sekaligus mengurai kepadatan kendaraan pribadi di pusat kota.
Tulis keterangan resmi terkait layanan transportasi yang sempat
dijalankan Pemerintah Kota Batu.
Aku pribadi melihat langkah ini sangat berani dan
keren. Dengan adanya bus listrik berkapasitas sekitar tiga puluh orang yang
dikelola pihak swasta seperti Aerotrans, Batu sudah selangkah lebih maju
dibanding kota wisata lain di Indonesia.
Kita sebagai wisatawan cuma perlu satu hal saja, mau
menurunkan ego untuk tidak selalu membawa kendaraan pribadi ke pusat kota.
Percaya deh, naik bus wisata sambil menikmati angin
dingin Batu itu sensasinya jauh lebih seru dan bikin pikiran segar!
FAQ
1. Di mana lokasi tepatnya buat titip koper di Malang?
2. Berapa tarif shuttle bus Aerotrans untuk antar wahana?
3. Benarkah ada bus wisata gratis dari Pemkot Batu?
4. Apa warna angkot kalau aku mau ke Selecta?
5. Jam berapa shuttle bus Aerotrans terakhir beroperasi?
Catatan
Penting Sebelum Berangkat
Liburan itu tujuannya mencari senang, jadi jangan
biarkan urusan transportasi merusak segalanya.
Selalu siapkan uang tunai pecahan kecil,
bawa jaket yang cukup tebal, dan pastikan baterai ponselmu penuh
karena kamu bakal sering pakai aplikasi peta atau memesan transportasi daring.
Jangan lupa untuk selalu bersikap sopan dengan
warga lokal, terutama bapak-bapak sopir angkot yang sudah puluhan tahun menjaga
denyut nadi transportasi di Batu.
Selamat berlibur dan semoga panduan ini membantu
kamu keliling Batu dengan lebih santai dan berkesan!







